Keceriaan Rumah Pelangi Bekasi Nemu Tahun

Keceriaan Rumah Pelangi Bekasi Nemu Tahun
Keceriaan Rumah Pelangi Bekasi Nemu Tahun
Tanggal 16 Agustus 2017 Rumah Pelangi merayakan Nemu Tahun yang pertama. Acara dilaksanakan di Aula Rumah Pelangi. Acara berjalan dengan lancar dan penuh khidmat.

Ahmad Suryadi Are selaku pembina dan "motor" Rumah Pelangi mengatakan, Kita merayakan ultah Rungi dengan kesederhanaan saja, tidak perlu ada kue. Saya ingin mengajarkan kepada anak-anak semua agar berpikir kreatif, tanpa uang kita bisa membuat sebuah acara. Yang penting itu esensi dari acara itu, di mana nilai kekeluargaan dijunjung tinggi. Kita berkumpul di sini menikmati kesederhanaan ini bareng-bareng sambil ngopi di temani bintang-bintang.

Acara Rungi nemu tahun dimulai dari jam 2 siang. Acara diisi dengan musikalisasi puisi, stand up comedy, selayang pandang Rungi, tarian anak Rungi, mengupas sejarah Bekasi dan masak ngeliwet bareng anak Pelangi.

Lalilatus Syfa merasa terharu, menangis dengan semua persembahan yang diberikan untuk acara Rungi Nemu Tahun. Bidadari Rungi tiba-tiba datang membawa kue ulang tahun sambil di iringi lagu Jamrud yang berjudul Selamat Ulang Tahun, Suryani dan Fiqri datang membawa kue ulang tahun diiringi dengan bidadari rungi yang berjalan di belakang.

Keceriaan Rumah Pelangi Bekasi Nemu Tahun
Keceriaan Rungi Nemu Taon - Kak Wahyu, Aa Tria, Teh Lala

Acara nampak begitu meriah, semakin malam tamu undangan semakin banyak, diantaranya ada Komunitas Oi, TBM Rumah Warna Penombo Muaragembong, Rumah Baca Tunas Bangsa Tarumajaya,  Cinong Bekasi Babelan, Komunitas Historia Bekasi, dll.

Jamaludin, SH. dalam sambutannya memberikan arti dan makna dari sebuah literasi, di mana di tekankan literasi sangat penting untuk menjaga literatur seni budaya sebagai alat untuk mencerdaskan bangsa kita. "Litewrasi adalah pondasi yang harus dibangun di tengah arus kehidupan bermasyarakat untuk memerangi kemiskinan dan kebodohan" ujar Jamaludin.

Milad Rumah Pelangi Bekasi Sukawangi

Bisot selaku pembina Rumah Pelangi mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah menyempatkan waktu untuk hadir di Rumah Pelangi. "Semoga silaturahim ini bisa terus terjalin dengan baik. Semoga Rumah pelangi dapat menginspirasi pendidikan non formal yang fokus pada pendidikan karakter dan budi luhur, semoga tetap istiqomah dalam misi mengenalkan seni dan budaya sejak dini kepada adik-adik".

Endra Kusnawan pengisi acara mengupas Sejarah Bekasi nampak begitu antusias membawakan materi diskusi mengenai peranan pemuda. "Bekasi masih banyak menyimpan misteri yang orang belum tahu, kitalah yang harus mencari tahu dan menggali sejarah Bekasi, sejarah engkong kita melawan penjajahan di mana bekasi adalah wilayah perang paling sengit di zamannya". (Suryani)


Bagikan:

0 komentar